Friday, January 30, 2015

Cara Analisa Proses Bisnis

12:26:00 AM


Sudah Lama tidak berkecimpung di blog, rasanya seperti menyianyiakan blog ini saja...padahal kan sayang… heheh.
Para sobat googler yang baik hatinya (rada Mario Tegar, xixi) , yang kali ini kita bahas yang juga sekaligus mata kuliah saya di Kampus yaitu Pengenalan Analisa Proses Bisnis ,hingga topik selanjutnya , tapi itu tahap selanjutnya klo ada waktu yah entar... , Baik, mari kita bahas mengenai Proses Bisnis.

Yang Pertama yang harus kita ketahui Apa itu Proses Bisnis

Yaitu segala kegiatan yang berhubungan dengan Mengelola keuangan maupun produk, yang berlangsung antara pihak Pemilik dan sikonsumen, kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman Baik hubungan antara kedua pihak.

            Lalu hubungannya dengan informasi apa?

 Proses bisnis dan (informasi, Managemen) berjalan seiring bersamaan, dimana kita pun harus dapat mengolah informasi yang berkaitan dengan bisnis dan dapat mengaturnya/ melalui managemen.

            Hubungannya Dengan Aktifitas Manajemen?

Aktifitas tentu kita tahu , dimana terkait beberapa kegiatan atau kejadian, baik itu
Kejadian Kejadian Keputusan (seperti Menganalisa pasar, pesaing, dan pelanggan)
Kejadian  Operasional ( Menerima, pesanan, pembayaran, hingga membuat produk kita sendiri [ceritanya kita punya perusahaan gitu…] hingga pemberian ke pelanggan.
Kejadian Informasi (ini terkait proses yang berkaitan dengan informasi seperti)
            Mencatat, menghitung pesanan, list pesanan yg sudah dibayar, memberi form pesanan , hingga bill(bon) / total pembayaran yang kita beri untuk dibayar)

     Lalu ada lagi pertanyaan mengapa kita perlu mengadakan Analisa Proses Bisnis ini ?

Menurut Paul Harmon ini faktornya
 Krisis ekonomi – efisiensi -  Hemat
Karena terjadinya krisis ekonomi yang berdampak bagi kerakyatan, sehingga kita setiap individu membutuhkan meningkatnya  taraf ekonomi,kelangsungan hidup dengan lebih berhemat.
 Era ekspansi – keuntungan yg kompetitif
Dewasa ini pola pikir semakin berkembang, untuk itu diperlukan bersaing secara sehat.

     Ada pun  tahapan dalam analisa proses bisnis seperti berikut.

(Sebetulnya ada banyak tapi intinya menurut hemat saya sih seperti yang saya kutip Berikut )
-       Analis Dan Desain
Mengidentifikasi bisnis, yang meliputi validasi, simulasi dan verifikasi. dimana identifikasi , telaah, dan validasi digambarkan sebagai model/desain
- Konfigurasi Seleksi Sistem, Implementasites Dan Develoyment
Ditahap ini yang perlu ialah sebelum system digunakan harus dites (layak atau Tidak) seperti yang diinginkan
- Pelaksanaan Operasional, Monitoring, Maintenance
Diuji pada aktivitas keseharian oleh Perusahaan. Apa system beserta aplikasi yang dibangun sudah bisa berjalan dengan baik dan bisa mencapai tujuan perusahaan.
- Penggalian Proses Dan Monitoring Aktivitas Bisnis ( Evaluasi)
Informasi yang telah terkumpul yang dihasilkan evaluasi menggunakan teknik monitoring aktivitas bisnis dan kecukupan dari lingkungan operasional.
Siklus inilah yang akan berputar terus menerus

Bagaimana cara mempertajam tahapan dalam analisa proses bisnis?
Dijabarkan dalam langkah berikut

            1.Level Enterprise
a. Identifikasi strategi serta visi dan misi instansi diperoleh melalui rencana strategis organisasi (biasanya merupakan jangka panjang)
b. Indentifikasi struktur organisasi dan tatalaksana diperoleh melalui

- Peraturan Menteriatau PeraturanPresiden
            - PERDA & peraturan Gubernur

            2. Bussiness Process Level Enterprise
a. Melakukan survei internal instansi untuk mengetahui bisnis proses dlm instansi, melalui VALUE CHAIN yang ada di instansi agar kita tahu bisnis yang berjalan meliputi apa saja Seperti Identifikasi, Aktivitas dan data, hingga dimulai dengan redesign berdasarkan data yang sudah ada, ( Anaisa SWOT, Gap, Analysis, dan masih banyak)

Nah cara menentukan VALUE CHAIN yang ada di setiap perusahaan /organisasi baik inti maupun dukungan sehingga bisa berjalan dengan baik ada 3
1.    Mengembangkan diagram organisasi ( Meliputi diagaram system) PT tsb.
2.    Indentifikasi Value Chain
3.    Mengidentifikasi Stakeholders
Contoh suatu value chain d engan 3 core business :

1.      Membuat Produk B aru

2.      Memasarkan dan M enjual Produk

3.      Membuat dan Men -deliver Produk


 
  1. Identifikasi Aktivitas dan Prosedur di dalamnya

  1. Buat Model untuk mengga mbarkan aktivitas dan prosedur di dalamnya termasuk divisi/bagian yang mengerjakan (exisitin g condition).

Hirarki dari penyusunan suatu  model dari bisnis proses :

1. Organizational diagram

2. Business Process diagramm

3. Sub Proses activity

4. Prosedur dari suatu aktivitas

d.    Analisis SWOT (untuk mengidentifikasi potensi ancaman dan peluang improvement atau perbaikan) dan Gap Analy sis untuk mengetahui proses perbaikan yang akan dilakukan dan cara untuk mencapainya. 


          3.    Implementation Level

Dari analisis SWOT yang tel ah dilakukan serta Gap Analisis, maka akan bisa dilakukan usulan improvement yang akan dilakukan terhadap bisnis proses yang telah berjalan sekarang. Misal : ada beberapa aktivitas dan prosedur yang bisa dihilangkan dan di-otomatisasikan menggunakan proses TI

proses ordering otomatis vi a website, pembayaran via internet banking yang langsung terkoneksi dengan perusahaan pengiriman barang,dll.

Contoh di organisasi pemerinta han :

·     Dalam proses perij inan, awalnya semua serba manual, kita tidak bisa memantau proses perijinan kita sampai dimana tetapi dengan adanya IT, kita dapat men-submit persyaratan via website dan mengecek progress perijinan kita secara realtime.

·     Setelah ditentukan proses yang bisa di-improve, maka akan dibuat pr oses diagram yang baru untuk kemudiian dibuat lagi detail aktivitas dan prosedur-nya. Baru kemudian di-sosialisasikan secara internal, setelah dirasa bisa berjalan dengan lancar (sudah dites, diuji,dll) baru kemu dian dilakukan sosialisasi eksternal kepada para stakeholder.

·     Setelah itu Tahapa n dalam Analisis dan Desain Proses Bisnis ini akan terus berulang sesuai siklusnya, evaluasi desain dan analisis - konfigurasi - imp lementasi, dan tak akan pernah berhenti karena proses untuk mengerjakan sesuatu yang lebih efektif dan efisien akan terus t erjadi (continous improvement)




Karena Postingan hanya membahas sampai point ini, jadi untuk pembahasan berkutnya akan membahas point selanjutnya,  dan kita anggap ini Pembahasan Pertama, entar selanjutnya juga bakal saya kasih link untuk sambungan. :) Moga masih bisa menambah catatan kamu.

Buat Sahabat Blogger , jika berkenan silahkan untuk meninggalkan Coment anda .



Ditulis oleh

Flamingo Solution | Media Informasi Seputar Teknologi dan Seni Visual

1 komentar:

  1. Nice sangat membantu sekali, karena proses bisnis berkembang dan berubah seiring bejalannya waktu. Seringkali proses tersebut berevolusi untuk memenuhi kebutuhan bisnis, karena perubahan pada lingkungan proses yang beroperasi didalamnya, bisa menyebabkan proses tersebut menjadi tidak efisien

    www.prodonesia.com

    ReplyDelete

Mari Saling Berbagi, Membangun dengan memberi kritik, saran jika ada yang kurang jelas, dan tentunya Komentar yang tidak mengandung hal NEGATIF, SARA, BERBAU PORNO GRAFI.
Salam BLOGGER

 

© 2013-2019 Flamingo Solution. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top