Friday, January 30, 2015

Kiat Mencari Ide Saat Menjadi Blogger

12:48:00 AM


Saya telah mulai membuat blog di tahun 2011, dan hingga saat ini blogku pun masih tergolong amatiran (2015). Yang mana tingkat kemurnian ide dalam blogku pun masih rendah, ya... aku pun pernah mempelajari google adsense secara mendalam. Dan setelah mencari sana sini gak karuan di internet ternyata tak sedikit yang berpendapat bahwa berdasarkan pengalaman mereka mengelola Blog itu hingga menjadi anggota Google Adsense ternyata Gampang gampang sulit.
Cukup banyak tantangannya.

Yang mana aturan main yang telah ditentukan dari Google Adsense untuk memenuhi kriteria pun bisa terlihat susah (menurut kita awalnya). Dan kerap juga kita berpikir bahwa NgeBlog itu harus ide kreatif murni atau bahkan tidak bagi yang beranggapan  bahwa "internet sebagai sumber dan penghasil " mata pencaharian.  ternyata itupun sudah menjawab. 


Sekilas mencari ide atau langkah langkah saat ngeblog.
Pernah kah kamu berpikir bahwa tidak semua artikel dari blogger itu sebetulnya murni langsung dari Ide sendiri.? Menurutku tidak,

Yang mana kita pun tak jarang menemukan artikel artikel serupa  di internet yang bertebaran.

Tapi dari mana mereka Mendapatkannya?
 Sebagian melakukan copy dari artikel lain lalu post kembali kedalam blog.
(biasanya mereka sosok yang tidak terlalu serius menekuni Blog).

Namun, Ada juga yang berdasarkan Pengalaman, yang mana merasa bahwa  ide tersebut  sangat baik untuk dibagikan, dibuat menjadi suatu artikel, hingga bisa jadi sebagai tujuan untuk mendapatkan feedback.
(mayoritas, inilah sosok blogger yang sering menekuni blognya)

Tapi dari manakah sumbernya? apakah hingga sebanyak itu ide yang mereka miliki ?

Sebetulnya tidak,
Sekarang sudah dapat dikatakan bahwa saat ini adalah jamannya "Amati, Tiru & Modifikasi" bagi para media/ blogger. Sehingga sudah banyak kita temukan sebuah blog, bahkan media media online tidak lagi memberi hasil yang dari ide pemikiran murni. Tapi langsung saja ke point "Memberi Nilai Bagi si Pembaca" .
Seperti halnya kita melihat bagaimana mungkin kinerja suatu blog/ media mendapat artikel atau informasi dengan begitu "Cepat, Tepat", 

apakah mereka memiliki rekan/ jurnalistik yang begitu luas maupun jaringan jaringan tertentu?


tentu tidak
Kembali ke poin "Amati, Tiru & Modifikasi" tadi. Demikianlah para pemburu informasi /artikel melakukannya. Sehingga Cepat dan Tepat memberi nilai bagi para pembacanya.
seperti contoh : Sering kita baca dari media media/blogger handal pun kerap  menuliskan kata
"Dilansir dari" . pada artikel mereka. Dengan arti informasi /artikel itu pun tentu bukan bersumber dari yang mereka kutip langsung dari sumber, melainkan hasil dari pengamatan sehingga di kutip lagi beberapa informasi dan dijadikan "Artikel Baru"

maka seperti halnya diatas kita pun bisa menemukan ide kita saat menekuni blog kita.
- Carilah Info info menarik yang pastinya ter update di internet
(baik itu luar maupun dalam negeri ) yang nantinya kamu akan mengamati, dan menyaringnya kembali ke bahasa yang lebih bersahabat dengan pembaca.

- Seringlah membaca artikel unik
(yang mana dapat kamu modif, dan jadikan artikel) dan pasti bersifat rentan terhadap pencarian, sehingga artikel tersebut akan selalu ada pengunjungnya.



Namun ini hanya sedikit pandangan saja, Adapun tujuan artikel ini adalah,  selain untuk bermanfaat bagi Pembaca maupun sahabat blogger untuk lebih memahami dan tidak kaku dalam mencari ide dalam Blog. Tapi juga agar bisa lebih menambah wawasan bagi teman blogger.
Bahkan blogger amatiran sekalipun bisa menjadi  informasi yang cukup cepat dan bermanfaat.
 

Sekian artikel ini, semoga membantu , Terima kasih telah berkunjung. Utomo(t/p).

Ditulis oleh

Flamingo Solution | Media Informasi Seputar Teknologi dan Seni Visual

0 komentar:

Post a Comment

Mari Saling Berbagi, Membangun dengan memberi kritik, saran jika ada yang kurang jelas, dan tentunya Komentar yang tidak mengandung hal NEGATIF, SARA, BERBAU PORNO GRAFI.
Salam BLOGGER

 

© 2013-2019 Flamingo Solution. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top